Kydaoquan.com

Harga game Steam tidak jadi naik, walau penerapan tambahan PPN sebesar 10% pada game-game itu disebutkan mulai dikerjakan mulai tanggal 1 Juli 2020 tempo hari. Beberapa gamer PC di semua Indonesia bergembira ria, ketakutan tidak cukupnya Steam Wallet untuk beli game-game di wishlist sekarang terhapus sebab disebut jika yang memikul pajak sebesar 10% itu ialah beberapa pengembang serta penerbit/publisher. Tetapi apakah benar semua usai bahagia di sini?

Hal itu yang membuat kami ingin mengulik semakin dalam bagaimana sebetulnya praktik lapangan dari pajak 10% dari game ini, atau apa nanti marketplace game digital lain seperti Origin, Epic Games Store, Uplay, dan lain-lain akan alami hal sama, serta apa beberapa produk digital non-gaming akan terkena dampaknya? Serta yang penting, benarkah studio pengembang atau penerbit/publisher yang akan memikul tambahan pajak untuk beberapa konsumennya?

Untuk hal itu kami wawancarai salah satunya orang kami wawancarai salah satunya “pemerhati perpajakan” atau yang “ahli di bagian perpajakan” untuk mencari isu serta bukti dari penerapan pajak 10% ini.

Jadi pajak Steam ini menjadi berlaku atau tidak sich?

Sesuai informasi awalnya, Pajak Bertambahnya Nilai (PPN) sebesar 10% untuk tiap pembelian game/aplikasi di Steam ini telah mulai berlaku dengan cara sah semenjak tanggal 1 Juli 2020 tempo hari. Ini sendiri dapat disaksikan di halaman FAQ Pajak Steam. Dimana Steam tertera memungut PPN 10% dari tiap transaksi yang dilaksanakan dari tiap transksi yang dilaksanakan dengan konsumen yang disebut masyarakat negara Indonesia.

Tetapi penting diingat jika tax-tipenya ialah inclusive untuk semua negara. Yang berarti steam awalnya telah punyai kebijaksanaan jika harga jual yang diperlihatkan di Steam Store sudah selalu termasuk juga pajak. Karena itu, untuk game game yang dibeli untuk saat ini, harga tidak beralih.

Lho kalau telah termasuk juga pajak semenjak awal bermakna Steam korupsi porsi uang pajak kita dong awalnya?

Ini ialah pengakuan yang tidak pas, sebab pajak sendiri baru dikenai sesudah negara itu mempunyai kebijaksanaan untuk memungut pajak. Tetapi sebab skema inclusive barusan Steam tidak mengganti harga untuk beberapa produk yang telah mereka pasang di tokonya.

Tetapi dampaknya, bermakna dari harga yang tercantum di Steam Store nanti Valve akan memberi meningkatkan potongan buat penerbit/publisher/developer yang bermakna keuntungan yang didapatkan beberapa penerbit/publisher/pengembang ini bisa menjadi makin kecil.

Untuk penambahan , jika Steam sama seperti yang kita ketahui mengambil feature regional pricing, jadi beberapa penerbit/publisher/developer sebetulnya dapat meningkatkan harga gamenya untuk menampung VAT di beberapa negara seperti Indonesia.

Jika telah dipotong dari harga jualnya, bermakna nanti yang memikul PPN 10% nya penerbit/publisher / developer?

Dengan cara tehnis iya, sebab dalam realisasinya pengambilan pajak ini dilaksanakan oleh
steam langsung dengan memangkas hasil pemasaran game, baru nanti disetorkan ke Indonesia sesuai dengan proses pengambilan serta penyerahan PMSE (Perdagangan Lewat Skema Elektronik) di Indonesia.

Tetapi untuk alternatifnya, penerbit/publisher / developer masih mempunyai hak penuh
untuk membanderol harga mereka. Jadi jika mereka berasa jika harga untuk region Indonesia ini begitu rendah, karena itu mereka mempunyai pilihan untuk meningkatkan harga game mereka setiap saat nantinya sama seperti yang tercatat di point awalnya.

Nah untuk developer lokal apa bisa kemudahan PPN ini di Steam?

Sayangnya tidak, sebab yang tentukan potongan ini adalah kuasa penuh dari Steam.
Dimana pemerintah cuma membanderol jumlah PPN yang perlu dibayarkan sedang penerapan pada produknya adalah hak dari Valve.

Serta dalam masalah ini keliatannya Steam memandang semua aktor transaksi / penjualnya
di sini semua sama, sehinga tidak ada ketidaksamaan di antara developer lokal serta developer luar negeri

Apakah itu bermakna kelak nantinya untuk toko game digital internasional lain (Uplay, Origin, Epic Games Store, dan lain-lain) yang bekerja di Indonesia akan terkena pajak sama?

Sesuai dengan Ketentuan Dirjen Pajak nomor PER 12/PJ/2020, aktor usaha PMSE harus dipilih lewat KEP
dari Dirjen Pajak untuk dapat memungut PPN PMSE. Yang bermakna semestinya memang semua transaksi
PMSE dikenai PPN 10% serta awalnya keputusan itu bersamaan semua semenjak dikeluarkan Perpu Nomor 1 Tahun 2020 tempo hari, tetapi di sini Steam yang berinisiatif untuk selekasnya
menetapkan pungutan pajak di tokonya sebelum dipilih oleh Dirjen Pajak.

Selanjutnya, semua transaksi itu masuk ke subyek pajak luar negeri serta lakukan PMSE tentu harus diambil pajak. Ini tentu saja termasuk juga semua penyuplai service di luar negeri yang melakukan transaksi di Indonesia. Termasuk juga beberapa toko digital yang lain, dan beberapa service digital lain termasuk juga Netflix, Spotify, Youtube Premium, serta semacamnya.

Tetapi perbedaannya di sini saat Steam berinisiatif memungut PPN atas pekerjaan PMSE lewat tipe harga inklusif
yang berarti harga yang dibayar konsumen setia telah termasuk juga PPN. Untuk Netflix diterangkan jika skemanya additive hingga kemungkinan jika nanti harga paket abonemennya lah yang nanti naik.

Dan itu barusan hasil pencarian Gamebrott pada isu serta bukti dari pengaplikasian pajak 10% pada game-game Steam. Serta rupanya tidak naiknya game-game di Store saat kalian membeli bukan bermakna jika pajak itu tidak jadi. Tetapi dipotongkan langsung dari keuntungan dari beberapa penerbit/publisher serta pengembang.

Tetapi bukan bermakna jika kita akan selanjutnya bebas, beberapa penerbit/publisher serta pengembang
ini mempunyai kuasa untuk meningkatkan harga gamenya setiap saat nantinya jika mereka berasa
jika harga regional yang terpasang untuk Indonesia tidak dapat tutupi tambahan pajak di produknya.

Skema PPN 10% ini sendiri kemungkinan nantinya akan diterapkan oleh toko digital yang lain seperti Origin,
Epic Games Store, Uplay Store, dan lain-lain. Serta menurut Perpu Nomor 1 Tahun 2020 jika nanti
semua service digital di luar negeri yang bawa transaksi akan dikenai pajak termasuk juga service seperti Netflix, Spotify, dan lain-lain.

September akan jadi bulan Tokyo Game Show versi online.

Sama seperti yang sudah diketahui, gelaran moment fisik pameran video game Jepang, Tokyo Game Show 2020 pada akhirnya diurungkan karena COVID-19. Tetapi bukannya gagalkan keseluruhan momentnya tanpa ada alternatif seperti E3, Computer Entertainmet Supplier’s Association sebagai faksi pelaksana mengubahnya dengan satu livestream lewat internet. Diinginkan livestream itu dapat gantikan, sekaligus juga jadi wadah untuk memberitahukan beberapa game Jepang yang akan ada di pasar.

Tetapi kelihatannya kamu tidak perlu menanti semakin lama untuk dapat menyaksikannya. Sebab mereka pada akhirnya memberitahukan kapan Tokyo Game Show 2020 Online akan dikerjakan.

Lewat informasi web resminya, Tokyo Game Show 2020 Online akan diadakan pada tanggal 23-27 September 2020 akan datang. Moment ini akan datangkan informasi dari developer indie serta penerbit/publisher besar. Termasuk juga kedatangan game serta servis baru yang akan mereka launching.

Tokyo Game Show 2020 Online akan ada lewat kanal resminya. Termasuk juga program streaming, video, serta web yang dibikin oleh web sah pamerannya. Tokyo Game Show 2020 Online akan kerjakan livestream kompetisi esports. Detailnya dapat kamu baca lewat link https://expo.nikkeibp.co.jp/tgs/2020/pdf/tgs_release_en_20200625.pdf

Apa sesaat lagi Prince of Persia akan dipublikasikan?

Dengan informasi jika Ubisoft akan datangkan moment alternatif E3 2020 lewat Ubisoft Forward yang dikerjakan awal Juli. Beberapa fans mulai menebak apa yang akan mereka informasikan kecuali game yang sudah dipublikasikan. Tetapi kelihatannya sesaat lagi penerbit/publisher sekaligus juga developer asal Perancis itu akan kembalikan franchise terkenalnya.

Minimal itu tanda-tanda yang diketemukan oleh salah satunya user reddit namanya NayamAmarshe. Dia mendapatkan account Twitter dengan username @PrinceofPersia yang sekarang ini tengah diprivate tanpa ada pengikut serta tidak tengah kerjakan follow account mana saja.

Sepintas, account yang dibikin bulan Mei 2020 itu bisa cuma tingkah usil seorang untuk memberi keinginan palsu buat beberapa fansnya. Sebab bila username PrinceOfPersia dapat dipakai, karena itu siapa saja bisa membuat. Tetapi saat NayamAmarshe coba memeriksa lewat feature lupa sandi di Twitter, dia mendapatkan suatu hal yang sebaliknya.

Ini sebab NayamAmarshe mendapatkan jika e-mail recovery sandidnya terlihat tersambung dengan domain Ubisoft, pemilik franchise Prince of Persia. Sama seperti yang dapat disaksikan lewat gambar di bawah (yang kami tangkap sendiri) nampak jika walau nama serta domain emailnya disensor untuk jaga keamanan semasing user Twitter, tetapi huruf yang tersusun di domainnya cukup untuk membuat kata “Ubisoft”. Tanda-tandakan jika mereka tengah bangun game Prince of Persia baru.

Tentu saja kabar ini tidak perlu disikapi dengan serius. Sebab bisa seorang membuat nama domain dengan tujuh huruf yang dengan diawali huruf “u” di depannya. Walau demikian, kejadian membuat account Twitter baru untuk franchise game bukan suatu hal yang baru buat beberapa penerbit/publisher untuk mempromokan game barunya.

Sesudah lewat account Twitternya PUBG Mobile pernah merayu beberapa fans dengan launching map privat, kesempatan
ini dengan cara sah mereka memberitahukan jika map yang namanya “Livik” itu akan ada pada update 0.19.0 akan datang. Awalnya map ini sendiri mempunyai nama “Fourex” di versi beta dari PUBG Mobile.


Livik sendiri bisa menjadi map privat pertama buat PUBG versi mobile, dimana map ini nanti akan mempunyai ukuran 2 x 2 km,
hingga semakin kecil dari map-map lain. Walau demikian, faksi pengembang sudah design Livik sendiri jadi satu
map yang menyatukan semua komponen yang dipunyai oleh map Erangel, Miramar, Viekendi, serta Sanhok. Hingga kamu akan menemui satu ruang yang cukup unik, yang menyatukan ruang
bersalju, dan satu ruang pada rumput.

Beberapa feature lain yang dinyatakan akan ada pada map privat ini ialah, satu kendaraan truck Monster dan satu senjata unik seperti P90 sub-machine gun serta SPAS-12. Livik sendiri akan mempunyai satu ruang Air Terjun, dimana dibelakang tempat itu ada banyak gua rahasia yang akan berisi loot level tinggi.
Kecuali tambahan beberapa feature senjata serta kendaraan, nanti Livik t akan meningkatkanakan satu perkembangan
pada gameplay, dimana bila kamu sukses tembak lawan mu, karena itu tempat lawan akan diikuti dimap semasa permainan berjalan.

Dengan telah dikonfrimasi map privat itu, nanti kita dapat nikmati Livik pada major update tanggal 17 Juli 2020.
Silahkan kita nantikan saja, surprise ditambah lagi yang akan didatangkan oleh faksi pengembang dalam menyongsong major update kelak.

Semenjak dikeluarkan awal Juni lalu, Valorant memperoleh tanggapan yang benar-benar baik. Semenjak peluncuran versi beta kurangnya, game ini telah sukses jadi bahan perbincangan.

Salah satunya daya tarik dari game ini ialah gameplay yang dipandang benar-benar mulus serta design karakternya menarik.

Juta-an orang di penjuru dunia mainkan Valorant tiap hari, beberapa pengembang memberi update yang cukup seringkali untuk game ini.

Pada tanggal 23 Juni tempo hari, Riot Games, pengembang Valorant memberitahukan pembaharuan patch 1.02 untuk model 5v5, berikut Tehnologi.id kumpulkan perkembangan yang diberikan pada patch 1.02.

1. Update Agent

Viper mendapatkan perkembangan yang sangat relevan. Toxic Screen punya Viper sekarang dapat tembus dinding, serta menyebar dalam jarak tembaknya. Snake Bite dapat memberi dampak fragile untuk beberapa saat. Waktu aktivasi bertambah jadi 6 detik.

Jett, Reyna, serta Cypher terima beberapa perbaikan, umumnya adalah perbaikan bug.

2. Update Senjata

Riot Games tingkatkan ketepatan untuk pemakaian senjata Bucky saat dipakai sekalian lari jadi 6,4. Untuk menyeimbanginya, ketepatan saat dipakai sekalian berjalan di turunkan jadi 4,4. Ketepatan saat dipakai sekalian berjalan merayap dinaikkan jadi 4,1

3. Competitive Model

Model ini telah dikenalkan pada launching versi beta terbatas yang dilaksanakan pada bulan April kemarin. Sekarang, model ranked play dapat dimainkan lagi. Pengembangnya mengganti panggilan untuk pemilik rangking paling tinggi. Awalnya, beberapa pemain yang tempati rangking paling tinggi disebutkan Valorant, saat ini mereka disebutkan Radiant.

4. Update Map

Patch 1.02 mengganti lokasi-lokasi permainan. Pada Haven, contohnya, pengembang memberikan tambahan pintu garasi serta pintu masuk untuk ke selokan A serta sisi bawah selokan A.

Ascent, Bind, serta Split memperoleh beberapa perkembangan perlu tidak sekitar Haven. Collision serta Nav Mesh sedang dalam proses perbaikan.

5. Rekonsilasi Tempat Battlepass

Riot Games menempatkan tempat tombol Battlepass supaya semakin gampang dibuka serta pemain dapat memeriksa perkembangannya lebih gampang adanya progress bar pada bagian bawah teks level.

6. Update Model Permainan

Dalam model Spike Rush, ada tipe orb baru yang disebutkan Tracer Orb. Plague Orb serta Paranoia Orb tidak ada bertepatan, juga hal sama dengan Deception Orb dengan Plague Orb.

Dalam model latihan, Reyna dapat menyebut Soul Orbs, serta Jett dapat merefresh Blade Storm.

7. Rekonsilasi UI

Beberapa rekonsilasi dilaksanakan supaya memudahkan pemain, contohnya di bagian Agent dipindahkan dari Collection supaya semakin gampang dicari. Ada pula bar kecil yang menujukan progress yang telah diraih pemain pada suatu level.

8. Model Early Surrender

Buat beberapa pemain yang ingin keluar dari permainan sebelum permainan usai sekarang dapat memakai feature Early Surrender. Untuk memakai early surrender, pemain dapat menuliskan “/ff”, “forfeit”, “concede”, atau “surrender”. Semua pemain dalam team harus pilih yes dengan menulis “/yes” atau “/no” (pada penataan standar dapat dengan F5 serta F6) supaya pemain yang ajukan early surrender dapat keluar dari permainan.

Kecuali beberapa hal yang disebut di atas, Valorant patch 1.02 mengatur bug serta beberapa perbaikan yang lain. Riot Games juga memberi patch catatan yang dapat dibuka di sini.

Raksasa teknologi, Microsoft sudah putuskan untuk tutup service Mixer serta merencanakan untuk berpartner dengan Facebook Gaming. Informasi mengagetkan ini dipublikasikan langsung oleh Microsoft lewat situs sah Mixer.

Melalui situs itu Microsoft menerangkan jika faksinya akan tutup dengan cara sah servicenya pada 22 Juli 2020 akan datang. Dengan demikian, semua content yang dipunyai Mixer akan ditiadakan serta dengan cara automatis akan ada di Facebook Gaming. Termasuk juga feature streaming Mixer yang ada di Xbox One.

“Keberhasilan partner serta streamer di Mixer benar-benar tergantung pada kekuatan untuk meningkatkan basis kami secepat-cepatnya serta seluas kemungkinan buat mereka,” catat Mixer di website sah.

“Kami putuskan untuk tutup operasional Mixer serta menolong komune kami lakukan peralihan ke basis baru. Kami kerja sama juga dengan Facebook untuk sangat mungkin komune beralih ke Facebook Gaming,” sambungnya.

Kalah Berkompetisi

Dugaan kuat fakta perusahaan punya Bill Gates itu mengundurkan diri untuk basis streaming sebab lalu lintas serta waktu melihat yang dihabiskan pada service ini termasuk kecil dibandingkan service sama. Walau sebenarnya awalnya Mixer sukses bajak Streamer ternama dunia seperti Tyler “Ninja” Blevins serta Michael “Shroud” Grzesiek dari Twitch untuk menyukseskan Mixer.

Tetapi kenyataannya ke-2 streamer papan atas itu tidak dapat membantu Mixer. Mixer malah mengambil langkah di bawah bayang-bayang Twitch serta YouTube. Menurut survey yang ada, di periode 2019 lalu Mixer sudah memberikan perkembangan yang relatif kecil, yaitu cuma 0,2 %, sesaat Twitch sukses bertambah 101 %. Disamping itu, Mixer mempunyai waktu melihat yang kalah jauh dari kompetitornya, Twitch serta YouTube.

Pada bulan April Mixer cuma menulis lalu lintas melihat atau hours watched sekitar 37 juta jam saja, tidak sama jauh dangan sesaat perusahaan punya Amazon, Twitch yang sukses membawa lalu lintas sebesar 1,5 miliar jam serta YouTube 461 miliar jam.

“Jelas jika waktu yang diperlukan untuk menumbuhkan komune live streaming kami untuk bertumbuh tidak sesuai visi serta pengalaman yang ingin kami berikan pada beberapa gamer saat ini, jadi kami sudah putuskan untuk tutup operasi Mixer,” tutur kepala Xbox, Phil Spencer.

Nasib Streamer Terkenal

Seperti diketahui, Mixer sudah mengikat beberapa streamer terkenal dengan kontrak privat untuk live streaming di Mixer. Lalu bila Mixer tutup servicenya ke mana beberapa streamer terkenal ini akan bermigrasi?

Head of Facebook Gaming, Vivek Shharman mengatakan jika faksinya memberikan kebebasan pada beberapa streamer untuk pilih jalannya sendiri, mereka bisa live streaming dimanapun. Karena, Facebook Gaming tidak punya niat tawarkan kontrak privat pada mereka sama seperti yang dilaksanakan Mixer dahulu.

“Terserah mereka serta prioritas mereka,” kata Vivek Sharma dimuat The Verge.

Di lain sisi, Tyler “Ninja” Blevins ikut sampaikan respon nya berkaitan penutupan Mixer. Menurut, dia bersama-sama istrinya telah memutuskan, tetapi dia belum siap bercerita ke mana dia akan bermigrasi.

“Saya cinta komune saya serta apakah yang kami bangun bersama-sama di atas Mixer. Saya mempunyai beberapa ketetapan untuk dibikin serta akan pikirkan Anda semua waktu saya membuat.” catat Ninja di Twitter.

Seirama dengan Ninja, Shroud sudah mempersiapkan cara saat dibiarkan Mixer. Tetapi dia masih malas untuk mengungkapan ke mana dianya akan berlabuh.

“Saya menghormati komune Mixer serta semua yang saya dapat kerjakan di basis. Saya cinta kalian serta cari tahu cara saya setelah itu” catat Shroud di Twitter.

Mundurnya Mixer dari kompetisi membuat Twitch bereaksi, melalui account Twitter sah kepunyaannya Twitch ajak beberapa streamer untuk selalu meneruskan streaming mereka melalui Facebook Gaming. Walau demikian, Twitch siap juga untuk memuat beberapa streamer yang ingin memakai platformnya.

Menawarkan Feature-Fitur Menarik

Semenjak beli Mixer pada 2016 lalu Microsoft banyak mengubah pada service streaming itu. Diantaranya, terintegrasinya service Mixer dengan Windows 10 serta Xbox One. Disamping itu, Mixer mempunyai beberapa feature favorit yang tidak kalah dari kompetitornya Twitch serta Youtube, salah satunya :

Prosedur Faster Than Light

Bila biasanya service streaming sering tampilkan siaran video telat beberapa menit dari game aslinya, dengan feature ini Mixer bisa menyiarkan video dengan terlambat kurang dari satu detik (sub-second latency).

MixPlay

Feature ini sangat mungkin pemirsa untuk berhubungan langsung dengan streamer. Disamping itu, pemirsa dapat memberikan tambahan suara, dampak video, tampilkan statistik/leaderboard di monitor.

Sharing Controller

Tidak kalah dengan MixPlay, waktu feature ini diaktifkan karena itu pemirsa bisa menggantikan kendali game dari tangan streamer dan mengatur permainan game itu dari jarak jauh.

Cooperative Stream

Feature canggih selanjutnya yang didatangkan Mixer ialah Cooperative Stream, atau Costream. Dimana degan feature ini beberapa streamer bisa lakukan tayangan dengan monitor split-screen.

HypeZone

Dengan feature ini siaran streaming bisa beralih geser dengan cara automatis dari satu streamer ke streamer lain. Umumnya feature ini seringkali menyoroti pemain yang akan menang. Beberapa game yang dukungan dengan feature ini salah satunya, Fortnite, PUBG, Rainbow Six: Siege, dan Call of Duty: Black Ops 4.

Kemampuan, Spark, serta Ember

Feature yang sah dikeluarkan Mixer pada season 2 waktu lalu ini akan jadikan pekerjaan melihat bertambah lebih menarik. Masalahnya pemirsa bisa mengubah warna jendela chat sesuai kemauannya.

Tim

Paling akhir, feature menarik ini sangat mungkin beberapa streamer untuk bekerjasama serta membuat satu tim. Mixer mempunyai Tim sah yang dinamakan Mixer Partners.

Dengan hadirnya bermacam feature menarik yang berhasil bikin pemirsa kerasan ini, telah seharusnya Mixer dapat berkompetisi atau minimal bertahan dari serangan kompetitor lain. Ditambah Mixer telah layani beberapa gamers semasa 4 tahun semakin. Tetapi sekarang Mixer malah tersuruk serta tidur untuk selama-lamanya. Entahlah apakah yang sebetulnya berlangsung dengan Mixer.

Microsoft keluarkan feature baru namanya SegmentHeap. Feature ini dibikin spesial untuk menangani permasalahan pada aplikasi-aplikasi Win32.

Diketahui, aplikasi itu seperti Google Chrome diketahui demikian besar dalam menghisap memory. Karena itu, feature SegmentHeap didatangkan untuk memotong mengonsumsi memory dari aplikasi-aplikasi itu.

Dengan meningkatkan entry SegmentHeap di manifes peramban, aplikasi Chrome.exe dapat dibikin memakai segment heap, bukannya legacy heap, hingga mengirit penggunaan memory.
“Segment heap dapat memotong pemakaian memory sampai beberapa ratus MB serta proses Network Service,” ucap Google dalam satu pengakuan, dikutip Kompas.com, pada Selasa (23/6/2020).
Tetapi, besarnya penghematan memory beragam antar skema. Perlu dicatat juga, feature SegmentHeap yang cuma dapat diaplikasikan di Windows 10 versi 2004 atau yang semakin baru.
Awalnya, Microsoft terlebih dulu mengaplikasikan entry SegmenHeap di peramban Edge yang berbasiskan Chromium seperti Chrome.

Diketemukan jika pemakaian memory turun 27 %, seperti disampaikan XDA Developers. Baik Microsoft atau Google saling menjelaskan jika pengurangan pemakaian memory akan beragam, dapat di atas 27 % atau di bawahnya.
Yang pasti, skema dengan beberapa core processor akan mendapatkan penghematan paling besar. Google sendiri belum memberitahukan kapan perkembangan SegmentHeap ini akan memulai diaplikasikan di Chrome.

(sz)

One Piece: Pirate Warriors 4 akan imbuhkan Vinsmoke Judge.

Sukses meluncurkan One Piece: Pirate Warriors 4 dengan beberapa tanggapan positif dari beberapa fansnya. Bandai Namco, Koei Tecmo, serta Omega Force ternyata masih ingin melengkapi dunianya dengan beberapa karakter baru. Jika game tawuran satu musuh banyak dengan style permainan ala Musou itu, akan kehadiran salah satunya karakter ikonik dari seri karya Eiichiro Oda itu.

Ialah Vinsmoke Judge yang akan masuk dalam roster karakter One Piece: Pirate Warriors 4. Raja dari Germa Kingdom, komandan dari Germa 66, kepala keluarga Vinsmoke sekaligus juga ayah biologis dari Sanji itu akan masuk memeriahkan gamenya.

Tokoh antagonis yang ini bisa menjadi pembawaan ke-3 dari character pass
pertama One Piece: Pirate Warriors 4 bersama-sama Charlotte Smoothie serta Charlotte Cracker. Sayangnya, Bandai Namco, Koei Tecmo, serta Omega Force belum memberitahukan kapan Vinsmoke Judge akan dikeluarkan kecuali musim panas 2020.

One Piece: Pirate Warriors 4 sekarang ini bisa dimainkan di PC, PlayStation 4, Nintendo Switch, serta Xbox One. Kamu yang mungkin ingin tahu dengan gamenya serta ingin ketahui semacam apa content yang ditawarkan oleh Bandai Namco, Koei Tecmo, serta Omega
Force, langsung dapat membaca ulasan kami. Tentu saja sebelum kamu putuskan untuk beli gamenya.

CI Games bangun sekuelnya.

Bila mengulas tentara, karena itu tidak akan ada tema yang akan habis diulas oleh beberapa fans militer. Dari mulai senjata, kendaraan simpatisan perang, sampai ketrampilan semasing beberapa pasukannya. Diantaranya ialah penembak tepat atau bahasa kerennya sniper.

Untuk pasukan yang ada di baris belakang, sniper dapat melumpuhkan lawan dari jarak yang benar-benar jauh. Mereka dapat mengakhiri misinya dengan menghabisi beberapa pimpinan lawan tanpa ada diketahui. Membuatnya salah satunya pasukan yang benar-benar beresiko.

Kehebatannya seringkali diadaptasi dalam satu video game. Cukup banyak film atau game yang dapat simulasikan bagaimana sniper kerja. Salah satunya yang sangat dekati ialah Sniper Ghost Warrior bikinan CI Games dengan mekanik snipernya yang semakin seperti simulasi, komplet dengan arah angin serta letak jatuhnya peluru sesuai dengan jarak tembak.

Sesudah sukses datangkan tiga seri dengan judul yang direpresentasikan oleh angka. CI Games berusaha untuk datangkan suatu hal yang semakin kreatif lewat Sniper Ghost Warrior Contracts. Dimana player akan dikasih peluang untuk ambil misinya dengan cara bebas tak perlu terikat dalam misi linear sesuai dengan narasi gamenya. Hasilnya? Cukup sukses bila harus dibanding triloginya. Sekarang, mereka ternyata tengah lakukan sekuel dari game itu.

CI Games memberitahukan jika mereka tengah lakukan Sniper Ghost Warrior Contracts 2. Ini dikonfirmasikan lewat account Twitter serta web resminya yang terangkan jika gamenya tengah ditingkatkan untuk PC, PlayStation 4, serta Xbox One. Mereka berencana untuk meluncurkan gamenya musim luruh 2020 kelak.

Lewat interviunya bersama-sama web Polandia (lewat DualShockers), Presiden CI Games, Marek Tyminski menerangkan jika pengembangannya sudah diawali lumayan lama. Menurut Tyminski kesempatan ini mereka melakukannya dengan anggaran yang semakin sedikit.

Sniper Ghost Warrior Contracts 2 gagasannya akan dikeluarkan musim luruh 2020 kelak di PC, PlayStation 4, serta Xbox One. Sayangnya, belumlah ada kepastian apa gamenya akan sambangi PlayStation 5 atau Xbox Series X.