Redmi Watch Resmi Diperkenalkan, Dijual Seharga Rp600 Ribuan – Selain seri Redmi Note 9 yang diresmikan oleh Xiaomi, pabrikan smartphone yang dipimpin oleh Lei Jun ini juga meluncurkan Redmi Watch di Cina. Smartwatch adalah perangkat wearable kedua yang akan dipamerkan oleh Xiaomi dan merupakan smartwatch pertama dari merek Redmi.

Redmi Watch Resmi Diperkenalkan, Dijual Seharga Rp600 Ribuan

Redmi Watch menampilkan layar berbentuk persegi dengan desain yang simpel namun elegan. Beratnya hanya 35 gram dan bingkai hadir dalam tiga pilihan warna Black, Ivory dan Blue Ink. Selain itu, pilihan warna strap juga beragam termasuk Black, Ivory, Cherry Pink, dan Pine Needle Green.

Bahasa desain minimalis mencakup panel kaca lengkung 2.5D, bodi bertekstur matte, tombol dengan tekstur logam, tali bahan TPU yang cocok untuk kulit, diproduksi menggunakan proses pembengkokan panas agar sesuai dengan kelengkungan pergelangan tangan. Jam tangan pintar ini juga dilengkapi dengan strap yang bisa dilepas.

Redmi Watch mungkin sama dengan Mi Watch Lite yang diharapkan akan segera diumumkan Xiaomi. Kedua jam tangan pintar berbagi layar 1,4 inci yang berbentuk persegi dan punya kerapatan piksel 323 ppi. Jam tangan ini juga dilengkapi lebih dari 20 custom dials, termasuk classic simplicity, cool IP, independent design.

Dari segi fungsi, Redmi Watch juga mendukung heart rate monitoring, sleep tracking, dan sedentary monitoring. Ini dapat merekam perubahan detak jantung 24 jam, detak jantung istirahat selama 30 hari terakhir, dan juga mendukung fungsi pelatihan pernapasan.

Daya tarik lainnya, Redmi Watch ini hadir dengan 7 mode olahraga yang meliputi lari luar ruangan, lari dalam ruangan, bersepeda luar ruangan, bersepeda dalam ruangan, jalan kaki, berenang di kolam renang, dan beberapa aktivitas bebas lainnya.

Selain itu, terdapat sensor enam sumbu presisi tinggi dengan algoritma gerakan dan mendukung kedap air hingga 50 meter. Redmi tidak mengungkapkan kapasitas baterainya tetapi mengklaim jam tangan pintar itu dapat bertahan selama seminggu dengan sekali pengisian daya.

Jika pengguna memanfaatkan mode penghemat baterai, masa pakainya bisa bertahan hingga 12 hari. Selain itu, jam tangan pintar ini juga memiliki mikrofon internal yang mendukung asisten suara XiaoAI dan dukungan NFC serta perlindungan tahan air 5 ATM.

Konsumen di Cina yang tertarik membeli Redmi Watch, perangkat ini ditawarkan seharga 299 Yuan atau sekitar Rp650 ribu. Saat ini, smarwatch tersebut baru dawarkan secara pre-orer dan dijanjkan akan mulai dijual secara langsung mulai 1 Desember 2020.

Pete Lau Komentari Bocoran Render OnePlus 9 Pro – Beberapa minggu lalu render mengenai OnePlus 9 Pro sudah muncul di internet. Terungkap, smartphone tersebut memiliki desain yang mirip dengan Samsung Galaxy S20 FE, meskipun dengan layar melengkung yang memiliki punch-hole di sudut kiri atas.

Pete Lau Komentari Bocoran Render OnePlus 9 Pro

Sekarang, CEO OnePlus, Pete Lau mengomentari desain tersebut. Eksekutif tertinggi di OnePlus itu berkicau melalui akun Twitter miliknya, meskipun ia memposting sesuatu yang tidak langsung terkait dengan desain OnePlus 9 Pro yang sudah bocor di internet.

Bagian pertama dari kicauan Lau, “No design is ever set in stone”. Ini bisa saja diterjemahkan bahwa OnePlus 9 Pro mungkin tidak akan terlihat seperti yang digambarkan oleh render. Sumber bocoran, Steve Hemmerstoffer sendiri memang mengatakan bahwa desain bisa saja berubah, terutama desain kamera belakang.

Kalimat kedua dari tweet tersebut menyebutkan bobot smartphone. Lau bahkan menekankan bahwa smartphone tersebut akan sangat ringan. Seperti yang kita tahu, OnePlus 8 Pro memiliki berat 199 gram. Ini mengindikasikan bahwa pengganti OnePlus 8 Pro pasti akan lebih ringan, mungkin kurang dari atau sekitar 180 gram.

Tentu saja tak sedikit orang yang sangat ingin melihat desain akhir dari OnePlus 9 Pro. Tetapi, dengan bocoran terbaru yang sudah muncul di internet, tentunya kita tidak akan terkejut bahwa OnePlus telah mengambil langkah untuk menyumbat sumber kebocoran dan merahasiakan desain tersebut.

Selain itu, kita juga tidak akan terkejut jika OnePlus sendiri yang akan mengungkap lebih detail mengenai desain smartphone terbarunya itu. Akhir-akhir ini, kita juga telah melihat sejumlah pabrikan smartphone termasuk OnePlus yang mengontrol narasi dalam hal bocoran.

OnePlus 9 Pro dan versi standarnya, OnePlus 9, diharapkan akan diluncurkan pada bulan Maret di tahun depan. Kedua smartphone tersebut akan datang dengan chipset andalan Qualcomm, Snapdragon 875. Keduanya juga diharapkan akan berjalan dengan antarmuka OxygenOS 11 berbasis Android 11.

Ponsel Layar Gulung Oppo X 2021 Bakal Dibawa ke Indonesia – Oppo resmi memperkenalkan smartphone purwarupa dengan layar yang bisa digulung (rollable) perdananya, yakni Oppo X 2021. Dengan mekanisme tersebut, luas layar bisa diekspansi ke samping, sehingga lebih luas, dari 6,7 inci menjadi 7,4 inci. Ponsel ini sendiri diperkenalkan pertama kalinya di China dalam acara Oppo Inno Day 2020 .

Ponsel Layar Gulung Oppo X 2021 Bakal Dibawa ke Indonesia

Ilustrasi Oppo X 2021.

Pada Selasa (17/11/2020). Lantas, apakah ponsel layar gulung ini bakal turut diboyong Oppo ke Indonesia? Public Relations Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan kejelasan apakah Oppo X 2021 bakal dikenalkan ke publik di Indonesia atau tidak. Mungkin masih banyak teknologi (Oppo X 2021) yang belum sempurna dan masih dikembangkan.

Ujar Aryo di sesi tanya jawab Zoom, Selasa (17/11/2020). “Untuk menghindari itu dan berdasarkan kebijakan dari pusat, kami belum bisa memastikan apakah Oppo X 2021 akan dibawa ke Indonesia atau tidak,” imbuh Aryo. Terlepas dari kepastian yang masih misterius, Aryo sendiri mengutarakan bahwa sebenarnya permasalahannya bukan di teknologi atau kebijakan, melainkan masalah kondisi yang tidak memungkinkan untuk memboyong sebuah produk prototipe ke Tanah Air.

Satu hal yang paling merepotkan itu justru bagaimana produk prototipe itu bisa sampai ke Indonesia, apalagi di tengah situasi (pandemi) seperti ini,” tutur Aryo. Aryo menambahkan, apabila melihat gelaran Oppo Inno Day 2019 yang sempat KompasTekno hadiri tahun lalu, Indonesia juga tidak disambangi oleh beragam perangkat prototipe yang diumumkan di gelaran tersebut, bahkan hingga saat ini.

Artinya, aneka perangkat yang dipamerkan di gelaran Oppo Inno Day agaknya hanya eksklusif ditampilkan, atau bisa dijajal di acara tersebut saja. Selain hal tersebut, Aryo juga membeberkan alasan mengapa Oppo X 2021 mengusung teknologi layar rollable, alih-alih layar tekuk (foldable) yang belakangan marak diadopsi vendor smartphone. Menurut Aryo, layar foldable saat ini sudah termasuk kategori layar yang “kuno”. “Oppo tidak ingin mengembangkan layar tradisional.

Dan layar tekuk itu termasuk layar tradisional. Sebab, layar tekuk itu masih terlihat oleh mata, dan sedikit tidak lebih modern dibanding layar gulung,” kata Aryo. Adapun kehadiran Oppo X 2021 sendiri merupakan upaya perusahaan untuk menyematkan teknologi layar gulung ke dalam sebuah smartphone, alih-alih produk yang mempunyai layar dan sekadar menyala tanpa memiliki fungsi “pintar”.

Murah dan Ganas! Pantes Aja Ghoib – Review ASUS TUF Gaming Geforce RTX 3080 – Selama setahun belakangan ini, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa NVIDIA benar-benar mendominasi pasar kartu grafis dengan berbagai produk andalannya seperti RTX series. Tidak cuma berhenti disitu saja, NVIDIA bakal melanjutkan dominasinya pada RTX 30 series.

Murah dan Ganas! Pantes Aja Ghoib – Review ASUS TUF Gaming Geforce RTX 3080

Setelah menanti, NVIDIA resmi mengumumkan RTX seri 30 pada awal September 2020 kemarin. Seperti biasa, seri yang diumumkan terlebih dahulu adalah RTX 3090, RTX 3080, dan juga RTX 3070. Kebutuhan akan sebuah kartu grafis canggih memang sangat dibutuhkan. Terutama bagi para gamer yang menjadikan PC sebagai perangkat gaming utama.

Developer terkini semakin menuntut PC untuk memiliki kartu grafis yang mumpuni untuk menjalankan game-game yang dirilis, terutama game-game yang juga akan dirilis untuk konsol next-gen. Berbagai game yang dirilis tahun 2020 ini dan kedepannya semakin banyak yang mendukung teknologi ray tracing. Tentu, kamu tidak bisa menggunakan kartu grafis biasa untuk memanfaatkan teknologi mutakhir tersebut.

Trophies yang Sudah Didapatkan di PS4 Bakal Dibawa ke PS5 – Pengguna konsol game PlayStation Vita (PSVita), PlayStation 3 (PS3), dan PlayStation 4 ( PS4) pastinya sudah tidak asing lagi dengan sistem pencapaian (achievement) permainan yang dijuluki ” Trophies”. Sistem yang memiliki indikator level tersebut merekam berbagai pencapaian yang diraih si pemilik konsol, misalnya ketika menamatkan sebuah game.

Trophies yang Sudah Didapatkan di PS4 Bakal Dibawa ke PS5

Ilustrasi Trophies di menu PS4.

Kini, Sony mengonfirmasi bahwa sistem Trophies di PS4 bakal dibawa ke PS5. Artinya, pemain tak perlu khawatir kehilangan achievement atau daftar rekor yang mereka dapatkan di PS4, ketika nanti beralih ke PS5. Beragam Trophies yang didapatkan di konsol game sebelumnya (PSVita, PS3, dan PS4) bakal dibawa ke sistem PS5, sama seperti generasi-generasi sebelumnya,” ujar Director Product Management.

Sony Interactive Entertainment, Toshimasa Aoki, dalam sebuah pengumuman. Nantinya, seluruh Trophies yang pernah didapat bisa dilihat di berbagai sistem PlayStation, seperti PSVita, PS3, PS4, dan PS5. Progress poin yang didapatkan untuk meningkatkan level dari Trophies tersebut juga bakal bisa dipantau melalui smartphone di PS App dan situs My PlayStation.

Terkait level, Sony juga mengonfirmasi bahwa pihaknya bakal meningkatkan maksimal level dari keseluruhan Trophies yang kita dapat, dari semula 100 ke 999. Pembagiannya terdiri dari empat tingkat, yakni Bronze (level 1-299), Silver (level 300 – 500), Gold (level 600 – 998), dan Platinum (level 999). Nah, ketika pembaruan ini telah diterapkan, level Trophies yang pemain miliki nantinya bakal disesuaikan berdasarkan jumlah pencapaian dan game yang dimainkan.

Misalnya, jika level dari Trophies kita berada di angka 12, maka level tersebut bisa saja bakal ditingkatkan ke angka yang lebih tinggi dan bahkan bisa menembus level 100. Untuk lebih mempermudah pengguna sedekat apa mereka dengan level selanjutnya, ilustrasi ikon Trophies juga bakal dirombak. Contohnya, ikon Trophies level 1-99 bakal berbentuk piala Bronze saja, sedangkan Trophies level 299 (yang mendekati tingkat Silver), bakal dihiasi dengan beragam garis ekstra yang melingkari piala Bronze tadi.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Blog PlayStation pembaruan sistem level Trophies ini bakal digulirkan ke seluruh konsol game yang mendukung (secara sistem) mulai hari ini. Namun, pembaruan tersebut tampaknya baru tersedia untuk wilayah Amerika Utara dan Eropa saja. Belum diketahui kapan region Asia bakal mendapatkan fitur peningkatan level Trophies ini. KompasTekno telah menghubungi pihak Sony. Namun, hingga waktu berita ini ditulis, belum ada konfirmasi terkait pembaruan itu.

iPhone 12 Meluncur iPhone XR dan iPhone 11 Turun Harga – Apple akhirnya telah resmi meluncurkan jajaran iPhone 12 yang terdiri dari iPhone 12 mini, iPhone 12 “reguler”, iPhone 12 Pro, dan iPhone 12 Pro Max. Bersamaan dengan kedatangan mereka, iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max keluaran tahun lalu tiba-tiba menghilang dari halaman resmi Apple.

iPhone 12 Meluncur iPhone XR dan iPhone 11 Turun Harga

Lini perangkat iPhone 12 yang terdiri dari iPhone 12, 12 mini, 12 Pro, dan 12 Max

Artinya, kedua ponsel ini sudah tidak lagi dijual oleh Apple. Langkah tersebut sebenarnya tidak mengherankan karena Apple kerap menyetop produk lama yang sudah terganti oleh keluaran terbaru. Misalnya pada peluncuran trio iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone Pro Max tahun lalu, Apple langsung menghentikan penjualan iPhone XS dan XS Max.

iPhone XR dan iPhone 11 turun harga Hadirnya empat varian iPhone 12 juga turut memangkas harga jual iPhone XR dan iPhone 11 yang dirilis Apple tahun lalu. Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari MacRumors, Rabu (14/10/2020), penurunannya pun cukup signifikan, berkisar antara Rp 1,5 – 3,7 juta dari harga peluncuran. iPhone XR misalnya, saat diluncurkan perangkat ini dibanderol mulai dari 749 dollar AS (sekitar Rp 11 juta).

Saat ini, harga iPhone XR turun menjadi mulai dari 499 dollar AS (sekitar Rp 7,3 juta) atau selisih Rp 3,7 juta dari harga saat peluncuran. Penurunan harga terendah ada di iPhone 11 yang selisihnya berkisar Rp 1,5 juta. iPhone 11 kini bisa dimiliki dengan harga mulai dari 599 dollar AS atau sekitar Rp 8,8 juta. Perlu dicatat, harga pasca diskon bisa berbeda-beda di tiap negara, mengingat harga sebelum diskonnya juga tak sama. Jajaran iPhone 12 terdiri dari 4 model berbeda.

Harga terbaru iPhone setelah Apple mengumumkan iPhone 12.

Yakni iPhone 12 mini, iPhone 12, iPhone 12 Pro, dan iPhone 12 Pro Max. iPhone 12 mini dibanderol dengan harga mulai dari 699 dollar AS (sekitar Rp 10,3 juta), sedangkan iPhone 12 dijual dengan harga yang sedikit lebih mahal, yakni mulai dari 799 dollar AS (sekitar Rp 11,8 juta). Adapun iPhone 12 Pro dan 12 Pro Max masing-masing dipatok di angka terendah 999 dollar AS (sekitar Rp 14,7 juta) dan 1.099 dollar AS (sekitar Rp 16,2 juta). Untuk wilayah Amerika Serikat (AS) dan Singapura.

IPhone 12 dan 12 Pro mulai bisa dipesan pada 16 Oktober mendatang. Kemudian pada 23 Oktober mendatang, kedua ponsel tersebut sudah mulai dijual di pasaran. Sementara,peminat iPhone 12 mini dan iPhone 12 Pro Max agaknya harus menunggu lebih lama. Sebab, kanal pemesanan kedua ponsel tersebut baru bakal dibuka mulai tanggal 6 November 2020. Adapun penjualan perdana kedua iPhone akan digelar13 November 2020.

Mobile Game Makin Berkembang Ini Deretan Inovasi Milik Smartphone Gaming – Sebelas tahun lalu, tepatnya 2009, game Angry Birds pertama kali dirilis. Game asal Finlandia besutan Rovio ini memegang peran penting dalam perkembangan mobile gaming. Pasalnya, kehadiran Angry Birds sebagai game yang bisa dimainkan di perangkat smartphone menjadi cikal bakal mobile game. Meskipun permainannya tergolong mudah, Angry Birds sangat digemari, bahkan telah diunduh lebih dari 100 juta kali di Play Store hingga saat ini.

Mobile Game Makin Berkembang Ini Deretan Inovasi Milik Smartphone Gaming

Ilustrasi bermain mobile game dengan smartphone

Tiga tahun berselang, Candy Crush menuai antusiasme yang sama. Pada 2012, game bergenre “casual” ini pun diminati pengguna smartphone. Diberitakan di tahun-tahun itu, tren game offline mulai bergeser ke fase game yang dapat dimainkan bersama dengan pemain lain secara online. Clash of Clans (CoC) menjadi salah satu game yang mengenalkan cara bermain tersebut. Kemudian, pada 2016, Pokemon Go muncul dengan mengusung teknologi augmented reality (AR) dan membuat heboh dunia mobile game.

Dengan memanfaatkan teknologi AR, Pokemon Go berhasil membawa pemain game bersusah payah pergi ke luar ruangan untuk berburu Pokemon yang “bersembunyi” di dunia nyata. Memasuki 2016, perkembangan mobile game semakin melaju pesat. Genre game yang tadinya hanya bisa dimainkan lewat komputer (PC) mulai memasuki dunia mobile gaming. Misalnya, genre multiplayer online battle arena (MOBA). Dulu, genre game ini diasosiasikan dengan game PC.

Kini, genre game ini sudah masuk di pasar smartphone dan populer di kalangan mobile gamer. Contoh game-game ini antara lain Mobile Legends dan Arena of Valor (AoV). Masih mengutip artikel yang sama, genre battle royale yang memadukan elemen eksplorasi dan bertahan hidup serta dimainkan secara online juga turut masuk pasar mobile game. Bahkan, game dari genre ini, seperti Free Fire, PUBG Mobile, dan Fortnite mampu merajai pangsa mobile gaming.

Sayangnya, game-game tersebut membutuhkan smartphone berspesifikasi tinggi agar bisa berjalan dengan baik

Ilustrasi bermain mobile game dengan smartphone

Selain kapasitas RAM besar, jenis game ini juga membutuhkan layar beresolusi tinggi, sistem pendingin, hingga chipset mumpuni. Melihat hal tersebut, berbagai produsen smartphone mendesain smartphone khusus gaming yang dapat memenuhi kebutuhan pada mobile gamer. Tak tanggung-tanggung, para produsen smartphone itu pun menciptakan berbagai inovasi smartphone gaming terbaru.

Contohnya, yang dilakukan Black Shark, perusahaan teknologi game asal China. Sejak berdiri pada 2017, perusahaan ini telah meluncurkan beberapa seri ponsel gaming. Pada 2020, Black Shark meluncurkan seri ponsel terbarunya, yakni Black Shark 3 yang telah resmi masuk ke Indonesia beberapa waktu lalu. Sebagai ponsel gaming teranyar, Black Shark 3 dibekali dengan inovasi terkini di berbagai aspek. Teknologi layar dan desain ramah gamer Black Shark 3 memiliki layar AMOLED 6,67 inci dengan TrueView.

Display, master touch 3.0, refresh rate 90 Hz dengan teknologi Motion Estimation, Motion Compensation (MEMC), dan touch response rate 270 Hz yang dapat menerima respons sentuhan hanya dalam waktu 24 milisekon (ms). MEMC memungkinkan konten video yang ditampilkan berjalan lebih mulus berkat teknik penambahan frame rate (fps). Kemudian, ada teknologi master touch 3.0 yang dapat mengubah dua titik di kanan dan kiri layar menjadi tombol trigger. Ketika disentuh, tombol menghasilkan feedback berupa getaran halus. Teknologi ini juga membuat layar Black Shark 3 dapat lebih akurat mengenali sentuhan pada seluruh permukaan layar.

Laptop Baru Dell XPS 15 dan XPS 17 Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp 40 Jutaan – Dell meluncurkan laptop XPS 15 dan XPS 17 di pasar Indonesia. Dua laptop terbaru Dell ini diperuntukkan bagi para penggiat kreatif, yang membutuhkan laptop untuk mendukung produktivitas. Dell XPS 15 dan XPS 17 hadir di Indonesia dengan badge Dell Creator Edition, badge khusus untuk laptop-laptop yang bisa mempercepat proses penyuntingan video dan desain grafis beresolusi tinggi.

Laptop Baru Dell XPS 15 dan XPS 17 Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp 40 Jutaan

Peluncuran Dell XPS 15 dan XPS 17 di Indonesia, Rabu (28/10/2020).

Setiap detail dari laptop XPS 15 dan 17 ini dipertimbangkan dengan seksama, dan hasilnya laptop yang mulus, fungsional, dan sangat stylish,” kata Tjipto Suparto, Consumer Country Director, Dell Technologies Indonesia dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno. Desain Dell XPS 15 dan XPS 17 menggunakan teknologi InfinityEdge 4, sehingga layarnya seolah tak memiliki bingkai. Layar sentuhnya sudah dilengkapi lapisan anti-gores.

Corning Gorilla Glass 6, serta lapisan anti-refleksi 0,65 persen, sehingga tidak silau oleh cahaya. Bodi laptop di bagian tatakan telapak tangan (palm rest) menggunakan bahan serat karbon (carbon fibre) berwarna hitam, memberikan kesan tangguh namun ringan, serta tahan panas. Dell XPS 17 diklaim sebagai laptop XPS yang paling bertenaga yang pernah dibuat Dell, serta diklaim sebagai laptop berukuran 17-inci terkecil di dunia. Ukuran XPS 17 disebut 34 persen lebih kecil dari laptop 15 inci yang ada saat ini.

Dell XPS 17 mengusung prosesor Intel Core Generasi Ke-10 dan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 1650 Ti. Laptop berukuran 19,5 mm ini bisa memiliki daya hingga 130W. Baterainya diklaim bisa dipakai menonton video hingga lebih dari 7 jam di mode UHD+. Di dalam laptop XPS 17 terdapat desain pengelolaan panas untuk meningkatkan aliran udara kipas sesuai kebutuhan, sehingga pengguna tetap bisa lancar menjalankan beban kerja yang berat.

Dell XPS 15 Laptop Dell XPS 15 memiliki keunggulan dalam hal layar

Dell XPS 17

Dimana rasio layar-ke-bodi mencapai 92,9 persen dan mengemas 1 juta piksel lebih banyak dibandingkan laptop sekelasnya. Layar 15 inci-nya mengusung rasio aspek 16:10, sehingga menghadirkan layar yang 5 persen lebih besar dari seri Dell XPS 15 sebelumnya. Dell XPS 15 juga mengusung prosesor Intel Core Generasi ke-10, namun dilengkapi kartu grafis NVIDIA GeForce GTX 1650 Ti.

Baterai Dell XPS 15 diklaim mampu bertahan hingga sekitar 10 jam untuk menonton video di mode UHD+. Fitur-fitur Fitur lain dalam laptop Dell XPS 15 dan Dell XPS. 17 ini adalah speaker berteknologi Waves Nx 3D Audio, racikan Jack Joseph Puig. Keduanya menjadi laptop pertama yang menggunakan teknologi ini. Ketika menggunakan headphone, Waves Nx dengan fitur pelacak kepala (head-tracking) bisa menyesuaikan arah suara dengan sudut pandang pengguna.

Ketika dalam mode speaker, pengguna akan selalu duduk di kursi terbaik di rumahnya. Fitur lain dalam laptop Dell XPS 15 dan Dell XPS 17 ini adalah speaker berteknologi Waves. Nx 3D Audio, racikan Jack Joseph Puig. Keduanya menjadi laptop pertama yang menggunakan teknologi ini. Ketika menggunakan headphone, Waves Nx dengan fitur pelacak kepala (head-tracking) bisa menyesuaikan arah suara dengan sudut pandang pengguna. Ketika dalam mode speaker, pengguna akan selalu duduk di kursi terbaik di rumahnya.

Dell menempatkan webcam HD kecil yang nyaris tidak terlihat di bagian atas layar, dengan ukuran lensa 2,25 mm. Webcam juga dilengkapi mikrofon berteknologi echo cancellation dan noise reduction, yang juga terletak di bingkai atas.

Telkomsel Disebut Siapkan Rp 2,1 Triliun untuk Investasi ke Gojek – Beberapa waktu belakangan, berembus kabar bahwa Telkom Group berencana menggelontorkan investasi kepada perusahaan ride-hailing, Gojek. Kabar itu pun kini menguat. Anak perusahaan Telkom, Telkomsel, disebut akan membeli convertible bond (CB) atau obligasi konversi Gojek senilai 150 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,1 triliun (kurs rupiah saat berita ini ditulis).

Telkomsel Disebut Siapkan Rp 2,1 Triliun untuk Investasi ke Gojek

Ilustrasi Gojek

Menurut salah seorang sumber yang dekat dengan hal tersebut, Telkomsel telah beberapa kali berdiskusi dengan Gojek untuk membahas investasi ini. Sumber mengatakan, investasi ini akan mendorong perluasan bisnis digital milik Telkom. Kendati demikian, baik Gojek maupun Telkomsel enggan menanggapi lebih banyak soal kabar tersebut.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, perusahaannya tidak bisa banyak berkomentar. Sebab, pihaknya terikat pada non-disclosure agreement (NDA) dengan pihak-pihak terkait. Namun, Setyanto mengatakan, Telkomsel akan terus mengekspansi bisnisnya dengan memaksimalkan sumber daya yang sudah ada. “Dalam mengembangkan layanan dan produk yang customer-centric, perseroan tentunya akan terus berusaha untuk mencari peluang pengembangan usaha,” kata Setyanto.

Ia pun tidak menutup kemungkinan untuk mengembangkan bisnis melalui kemitraan dan membeli sumber daya dari eksternal, seperti startup. “Proses pengembangan tersebut dilakukan secara organik maupun in-organik dengan melakukan pengembangan layanan, terutama yang berbasis layanan digital, ataupun pengembangan potensi bisnis dengan berkolaborasi bersama perusahaan lain,” lanjut Setyanto. Senada dengan Setyanto, Chief of Corporate Affairs Gojek Nila Marlita, mengatakan.

Gojek selalu melihat peluang untuk mendukung akselerasi digital. Namun, ia enggan menganggapi kabar investasi tersebut. Terkait pemberitaan yang beredar, kami tidak dapat menanggapi hal tersebut,” kata Nila kepada KompasTekno. Gojek yang berambisi menjadi Superapps telah merampingkan bisnisnya yang kini fokus pada pengembangan layanan payment melalui layanan Gopay, transportasi, serta jasa pesan-antar makanan melalui Go-Food untuk mengejar keuntungan. Dirangkum KompasTekno dari Bloomberg tercatat, ada sejumlah perusahaan besar yang menopang bisnis.

Gojek, seperti Google, Tencent Holding Ltd, Facebook Inc, dan PayPal Holdings Inc. Baca juga: Kabar Merger Gojek dan Grab Kembali Mencuat Belakangan, kabar soal Gojek yang akan melebur dengan pesaing utamanya, Grab, juga santer terdengar. Investor besar Grab, Softbank Group Corp, kabarnya menekan Grab untuk melakukan merger dengan Gojek. Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi tentang rencana itu dari kedua belah pihak.

YouTuber Bagikan Kesan Saat Membuka Kardus PlayStation 5 – Sony bakal meluncurkan konsol next gen terbarunya, PlayStation 5 ( PS5) dalam waktu kurang dari dua pekan. Konsol ini akan dirilis secara perdana di AS, Jepang, Kanada, Meksiko, Australia, Selandia Baru, dan Korea Selatan pada 12 November. Selang satu pekan setelahnya, tepatnya pada 19 November mendatang, baru PlayStation 5 akan meluncur secara global.

YouTuber Bagikan Kesan Saat Membuka Kardus PlayStation 5

Marques Brownlee saat memegang box konsol PS5

Meski belum dirilis secara resmi, namun beberapa konten kreator berkesempatan untuk bisa menjajal konsol next-gen ini lebih awal. Salah satu di antaranya adalah YouTuber kenamaan, Brownlee Brownlee. Melalui kanal YouTube pribadinya, Brownlee mengunggah video buka kardus alias unboxing konsol PS5 Standard Edition. Brownlee mengawali video dengan membuka kotak kemasan konsol yang didominasi dengan warna putih.

Dimensi kardus PS5 terlihat besar jika melihat perbandingannya dengan ukuran badan Brownlee. Desain kardus juga terlihat berbeda dengan box PS4 sebelumnya, yang hampir seluruhnya dibalut dengan warna biru laut. Pada bagian depan kemasan, terdapat gambar konsol PS5 yang diposisikan dalam keadaan berdiri, serta gambar controller DualSense. Di sampingnya, terdapat tulisan “PS5”. Masih pada bagian yang sama.

Sony turut meletakan teks berisi keterangan resolusi konsol, yang dapat mendukung hingga tampilan berkualitas 8K. Beralih ke bagian belakang, tertera informasi singkat mengenai kapasitas penyimpanan konsol yang mencapai 825 GB. Informasi tersebut dapat ditemukan pada sisi bagian atas kanan box. Setelah memamerkan desain kotak kemasan, Brownlee mulai melakukan sesi unboxing. Di dalam isi box, Brownlee mendapati satu buah unit konsol.

PS5 beserta beberapa aksesori yang terdiri kabel power, buku petunjuk, satu buah DualSense, kabel HDMI, dan penopang khusus

Bodi PS5 yang terlihat bongsor ketika disandingkan dengan Xbox Series X dan Xbox Series S

Penopang bermanfaat untuk menyanggah konsol apabila pengguna ingin meletakan konsol dalam keadaan miring (horizontal). Kesan pertama yang disampaikan Brownlee pada saat melihat PS5 secara langsung adalah besarnya ukuran bodi konsol yang bongsor. Ketika dibandingkan dengan PS4 Pro dan Xbox Series X.

PS5 memiliki ukuran bodi yang lebih besar dan lebih lebar. Brownlee turut menyebut bahwa konsol next-gen besutan Sony ini dinilai memiliki bobot paling berat di antara ketiganya. Dari segi desain, bagian luar bodi PS5 dibalut cangkang dengan tekstur matte finish berwarna putih. Sementara bagian dalamnya didominasi dengan warna hitam, yang terlihat berkilau jika terkena pantulan cahaya. Apabila diperhatikan dengan seksama.

Pengguna akan mendapati simbol berukuran mini berbentuk lingkaran, persegi, segitiga, dan X. Simbol-simbol ini diemboss pada cangkang bagian dalam PS5, sehingga menghasilkan tekstur yang timbul apabila diraba dengan tangan. Bagian depan konsol dilengkapi dengan satu port USB dan port USB Type-C yang bersisian dengan tombol Eject dan Power. Kemudian ada pula slot/drive cakram optik untuk memasukkan cakram Blu-ray fisik, mengingat ini adalah konsol PS5 Standard Edition.

Sony meletakkan sistem pembuangan udara di bagian belakang

Deretan aksesori PS5

Beserta beberapa macam port yang terdiri dari port LAN, port power, port HDMI, dan dua port USB. Brownlee turut menunjukan wujud nyata DualSense, controller khusus milik PS5. Ia berpendapat bahwa controller ini mengusung desain yang lebih mewah dan lebih ringan dibanding DualShock PS4. Bodi DualSense dibalut lapisan warna putih serta didesain menggunakan teknik embosse, serupa dengan desain cangkang konsol. DualSense memiliki port USB Type-C di bagian belakang, dan jack audio 3,5 mm di bagian depan.

Controller ini hadir dengan mikrofon bawaan, sehingga pemain tak perlu repot-repot menggunakan headset untuk melakukan obrolan singkat dengan gamer lain. Aksesori PS5 Selain mengungkap isi kemasan konsol PS5, Brownlee turut menunjukan deretan aksesoris tambahan pendamping konsol PlayStation 5. Beberapa di antaranya adalah DualSense charging station, Pulse 3D Wireless Headset, dan HD camera.